Categories
Kesehatan Mental

Selain Berdampak Negatif, Ini Dampak Positif Internet

waspadai dampak negatif internet

Semua aktivitas sehari-hari masyarakat atau seseorang nyaris bergantung dengan keberadaan internet, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, politik, sosial hingga budaya didukung oleh internet. Dampak positif pun didapat seseorang yang mengakses internet untuk keperluan mereka, tetapi juga tidak sedikit dampak negatif internet yang justru dimanfaatkan banyak masyarakat.

Dampak positif internet memang dirasakan oleh berbagai pihak dan kalangan, salah satu yang menjadi acuan adalah kecepatan dan kemudahan dalam menyelesaikan tujuan seperti tugas dan pekerjaan. Meski demikian, tak dapat dipungkiri jika internet juga bisa membawa dampak buruk bagi pemakainya, bisa itu orang dewasa maupun anak kecil atau remaja.

Dampak Negatif Internet

  • Konten Dewasa

Bahaya internet memang erat dikaitkan dengan konten dewasa, konten ini bisa berupa video, gambar dan lain sebagainya. Internet sebagai media mampu memberi peluang terhadap setiap orang untuk mengunduh, melihat dan juga memperdagangkan pornografi. Internet tak hanya berisi soal bisnis yang menjanjikan bagi seseorang tetapi lebih dari itu.

  • Tersebar Berbagai Informasi Palsu

Informasi palsu atau juga hoaks sangat mudah tersebar luas di internet, informasi ini tentu membahayakan bagi semua orang. Khususnya di kalangan yang belum terlalu paham mengenai informasi yang beredar. Terdapat kemungkinan bahwa informasi palsu lebih menakutkan ketimbang pembunuhan karena efeknya muncul dalam jangka panjang.

  • Sisi Kekejaman

Kompleksnya berbagai informasi yang terdapat di internet dengan berbagai situs yang menampilkan informasi beragam, termasuk salah satunya mengarah kepada kekejaman. Informasi seperti demikian tidak layak untuk diberitakan ke masyarakat atau orang lain karena mampu membuat trauma dan dianggap tabu oleh sebagian orang.

  • Penipuan

Inspirasi binis yang beredar di internet membuat segala hal bisa terjadi, salah satu contohnya adalah maraknya penipuan yang merugikan sebagian besar orang. Bagi masyarakat yang ingin mencari inspirasi bisnis yang menguntungkan harus memastikan apakah bisnis yang beredar di internet itu terpercaya atau sebatas penipuan.

Dampak Positif Internet

  • Wadah Ilmu Pengetahuan

Berbagai informasi yang ada di dalam internet membuat banyak orang menjadi lebih tahu segala hal karena bertambahnya ilmu pengetahuan dari informasi tersebut. Bahkan semua bidang di seluruh dunia bisa ditemukan masyarakat hanya lewat internet, perkembangannya tak hanya khusus pelajar dan mahasiswa tetapi juga masyarakat umum.

  • Media Komunikasi

Alat komunikasi di era teknologi seperti sekarang membuat siapa saja mampu berkomunikasi dengan pengguna internet lain yang ada di seluruh penjuru dunia. Informasi yang dibutuhkan tersedia dan mudah untuk didapatkan, informasi ini bahkan sangat cepat untuk diakses karena teknologi yang semakin berkembang.

  • Cari Lowongan Pekerjaan

Tak hanya informasi dan wawasan ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan dari internet, masyarakat luas bisa mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan. Ini tentu sangat membantu bagi seseorang yang belum memiliki pekerjaan dan ingin terjun di dunia kerja, internet membuat masyarakat lebih mudah memasukkan surat lamaran atau sekadar mencari info loker.

  • Bidang Kesehatan

Dampak negatif internet dalam bidang kesehatan memunculkan berbagai macam penyakit, salah satunya dari radiasi perangkat elektronik yang bisa merusak penglihatan. Selain itu, perangkat seperti gadget juga mampu memberi efek kecanduan yang mengakibatkan gangguan kesehatan terutama masalah penglihatan.

Akan tetapi, sisi positif internet untuk bidang kesehatan adalah munculnya berbagai macam aplikasi kesehatan yang dapat diunduh secara gratis. Biasanya digunakan sebagai pengatur gaya hidup, pola makan, olahraga dan konsultasi kesehatan dengan dokter ahli.

Categories
Kesehatan Wanita

Waspada Keputihan Berwarna Kuning Saat Mengandung Bisa Jadi Tanda Penyakit

Ibu hamil biasanya memang mengalami keputihan, namun apakah normal jika keputihan berwarna kuning? Selama periode mengandung, produksi hormon estrogen dalam tubuh ibu hamil meningkat, sehingga tidak heran jika vagina menjadi lebih lembab. Dalam kondisi normal, keputihan berwarna bening atau putih susu dan memiliki sedikit bau.

Namun, terdapat kasus lainnya, yang mana sebagian ibu hamil mengalami keputihan berwarna kuning. Keputihan ini sering kali disertai oleh bau yang tidak mengenakkan, rasa gatal, maupun gejala adanya gangguan kesehatan lain di sekitar area kemaluan.

Keputihan berwarna kuning dapat jadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu

Anda perlu waspada jika mengalami keputihan berwarna kuning, terutama ketika sedang mengandung. Pasalnya, jika sang ibu mengalami gangguan kesehatan, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan janin juga.

Di bawah ini terdapat beberapa kemungkinan penyebab keputihan berwarna kuning yang dialami oleh ibu hamil:

  • Infeksi klamidia

Pernah mendengar tentang klamidia? Klamidia adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Penyebaran infeksi ini terjadi ketika berhubungan seksual lewat penetrasi vagina, secara anal, maupun oral.

Beberapa wanita yang mengalami infeksi klamidia, tidak memiliki gejala yang signifikan. Namun, terdapat pula Sebagian wanita yang memiliki gejala keputihan berwarna kuning disertai dengan bau menyengat, rasa nyeri di sekitar perut bagian bawah, keinginan untuk terus buang air kecil, dan rasa tidak nyaman ketika berhubungan seksual.

Jika infeksi klamidia tidak diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti persalinan secara prematur, berat bayi lahir yang cukup rendah, atau ketuban pecah lebih awal. Selain itu, bayi juga berisiko terkena infeksi paru-paru dan mata.

  • Infeksi jamur

Pada dasarnya, ketika dalam kondisi mengandung, keseimbangan pH vagina menjadi terganggu, sehingga memicu pertumbuhan infeksi jamur. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan keputihan berwarna kuning dengan tekstur yang tebal serupa dengan keju cottage, dan tidak berbau.

Gejala yang mungkin dirasakan, antara lain rasa gatal di sekitar area vagina, kemerahan atau pembengkakan pada area vulva, hingga adanya sensasi terbakar ketika buang air kecil atau saat berhubungan intim.

  • Gonore

Seorang wanita yang sedang mengandung tidak menutup kemungkinan akan mengalami gonore. Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Pada sebagian wanita, gonore tidak menimbulkan gejala apa pun, namun dalam kasus tertentu, seorang wanita dapat mengalami demam, pembengkakan pada vulva, intensitas buang air kecil yang meningkat, sensasi terbakar ketika buang air kecil, hingga nyeri ketika berhubungan intim.

  • Vaginosis bakterialis

Kondisi ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan bakteri yang ada dalam vagina. Persisnya, jumlah bakteri jahat lebih banyak jika dibanding dengan jumlah bakteri baik. Kondisi ini dapat memicu produksi keputihan berwarna kuning yang disertai rasa gatal, bau, sensasi terbakar ketika buang air kecil, dan rasa tidak nyaman di sekitar area vagina.

Jika dibiarkan, vaginosis bakterialis dapat berisiko menyebabkan endometritis atau peradangan dinding rahim akibat infeksi, persalinan prematur, ketuban pecah lebih awal, berat bayi lahir di bawah standar, hingga korioamnionitis.

  • Trikomoniasis

Satu lagi penyebab terjadinya keputihan berwarna kuning, yaitu trikomoniasis. Termasuk ke dalam salah satu penyakit menular seksual, trikomoniasis disebabkan oleh parasit protozoa Trichomonas vaginallis. Gejala yang mungkin muncul, antara lain keputihan berwarna kuning dengan bau tidak sedap, kemerahan di sekitar area vagina, hingga rasa tidak nyaman ketika buang air kecil dan berhubungan intim.

Dalam kasus yang tidak diatasi, trikomoniasis memicu kelahiran prematur dengan berat bayi lahir di bawah standar normal.

Categories
Hidup Sehat

Cegah Kanker dengan Buah Tinggi Antioksidan Ini

Buah beri-berian menjadi kelompok buah yang kaya antioksidan

Mengubah pola makan sehat seperti rajin makan buah dapat menyelamatkan kita dari berbagai penyakit berbahaya. Buah merupakan makanan yang kaya manfaat, salah satunya mampu mencegah kanker. Konsumsilah buah tinggi antioksidan agar tubuh dapat memerangi sel-sel penyebab kanker.

Berikut ini beberapa buah tinggi antioksidan yang diyakini ampuh mencegah mutasi sel menjadi kanker yang dapat membahayakan nyawa seseorang:  

  • Stroberi

Buah dalam kelompok beri-berian, termasuk stroberi mengandung polifenol dalam jumlah tinggi. Polifenol merupakan senyawa antioksidan yang bisa melawan radikal bebas dan dapat berperan sebagai antikanker.  Selain itu stroberi juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Oleh karenanya, buah beri bisa jadi salah satu buah yang bisa cegah beragam jenis kanker, utamanya kanker payudara yang dapat Anda konsumsi setiap hari.

  • Delima 

Buah delima termasuk buah tinggi antioksidan dan anti inflamasi yang bisa mengatasi kanker. Buah delima juga mengandung Phytochemical yang disebut ellagitannins. Zat tersebut juga memproduksi aromatase atau enzim yang bisa meningkatkan hormon untuk mencegah kanker payudara. Delima juga dikenal karena kemampuannya untuk mengurangi risiko penyakit kanker darah.

  • Plum dan Buah Persik

Menurut sebuah studi yang dilakukan ke hewan pada tahun 2009, polifenol yang ditemukan dalam buah prum dan persik dapat membantu mencegah pembentukan sel kanker payudara. Polifenol membantu membunuh sel kanker sambil meninggalkan sel sehat sendiri. Selain itu buah plum dan persik memiliki kandungan polifenol dalam jumlah tinggi seperti yang terkandung dalam buah beri seperti blueberry, stroberi, dan raspberry hitam. 

  • Alpukat 

Alpukat merupakan salah satu buah yang efektif untuk melawan penyakit kanker. Buah ini termasuk kaya nutrisi zat antioksidan dan kandungan phytochemicals seperti vitamin, mineral, fiber, dan lemak tak jenuh. Phytochemicals sendiri merupakan senyawa nabati non-nutrisi bioaktif dalam buah-buahan yang telah dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit kronis utama, termasuk kanker. 

  • Kurma

Buah kurma, yang amat populer saat bulan Ramadan ternyata ampuh untuk mencegah  penyakit kanker. Salah satu manfaat buah kurma adalah untuk menyembuhkan kanker koroner, kanker payudara, serta kanker mulut. 

Hal ini terjadi karena buah kurma memiliki kandungan vitamin A seperti karoten dan lutein untuk melawan penyakit kanker. Selain itu, kandungan Flavonoids yang terdapat dalam kurma juga memiliki kandungan antioksidan yang besar. Kandungan yang terdiri dari catechol dan hydroxyl ini berperan besar dalam mengusir zat radikal bebas. 

  • Berry

Berry merupakan kelompok buah tinggi antioksidan dan secara alami memiliki kemampuan untuk mencegah kanker. Kadar gula dalam buah ini kecil, jika dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Blueberry dan cranberry telah terbukti memiliki sifat antikanker yang cukup kuat.

  • Apel

Apel dapat membantu menjaga kesehatan mulut serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah ini mampu mencegah asma dan juga bekerja secara luar biasa dalam memerangi diabetes. Keampuhan apel dalam mencegah kanker dikarenakan komposisi mereka yang kaya flavonoid. Flavonoid ini merupakan salah satu elemen antikanker alami.

***

Narasi bahwa sel kanker bisa lenyap oleh buah menjadi masuk akal lantaran buah tinggi antioksidan. Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang sangat efektif melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, buah punya banyak manfaat bagi kesehatan lain karena di dalamnya kaya akan nutrisi dan kandungan vitamin lain. Itu semua baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan menangkal berbagai penyakit berbahaya seperti kanker. 

Categories
Uncategorized

Perbedaan Iuran BPJS dan Asuransi, Manakah Lebih Baik?

Ketika dihadapkan antara 2 pilihan, antara BPJS atau ikut asuransi kesehatan swasta, kira-kira pilih yang mana, ya? Atau bisakah mengikuti keduanya? Memang, sebelum memutuskan mengikuti BPJS atau asuransi kesehatan swasta ataupun keduanya, pahami dulu perbedaan iuran bpjs dan asuransi. Selain itu, pastikan asuransi yang Anda ikuti tidak memberatkan Anda dari sisi finansial.

iuran bpjs

Perbedaan iuran BPJS dan asuransi kesehatan.

Bagi Anda yang memang belum mengikuti jaminan atau asuransi kesehatan apapun, kini saatnya Anda mulai mempertimbangkan keduanya. Namun, Anda harus tahu dulu, apa saja yang menjadi perbedaan iuran BPJS dan asuransi kesehatan sebelum memutuskan mengambil salah satu ataupun keduanya.

  1. Biaya iuran atau premi.

Umumnya, premi yang ditetapkan asuransi kesehatan swasta jauh lebih besar dibandingkan BPJS, yaitu sekitar Rp300.000 ̶ 500.000/bulan. Adapun BPJS dikenakan iuran paling tinggi sebesar Rp150.000,- dan minimal Rp25.500,- yang disesuaikan dengan kelas yang diikuti.

  • Sistem pembayaran.

Cara pembayaran yang ditetapkan asuransi kesehatan umumnya menggunakan cashless (asuransi membayar sesuai tagihan rumah sakit), reimbursement (peserta melakukan klaim ke pihak asuransi), dan cash plan (santunan yang diberikan harian selama rawat inap). BPJS kesehatan adalah program pemerintah, sehingga seluruh dana ditanggung oleh pemerintah. Pembayaran yang digunakan pun adalah cashless dan tidak ada reimbursement.

  • Batasan biaya atau plafon.

Dalam asuransi kesehatan, ada yang namanya plafon asuransi, yaitu batasan jumlah yang diberikan kepada pengguna. Apabila ternyata biaya yang dibutuhkan melebihi plafon asuransi yang ditetapkan, maka sisanya dibayar sendiri. Adapun BPJS kesehatan, tidak ada penetapan plafon, karena seluruh biaya dapat ditanggung oleh pemerintah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

  • Ragam manfaat.

Manfaat yang diberikan oleh BPJS kesehatan umumnya lebih lengkap dibandingkan asuransi. BPJS menanggung seluruh jenis layanan kesehatan bahkan yang bersifat preventif, seperti imunisasi, penyuluhan, dan KB. Adapun asuransi kesehatan hanya menanggung biaya rawat inap dan pasca rawat inap, tidak termasuk untuk gigi, optik, dan kehamilan.

  • Rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

Asuransi kesehatan swasta biasanya tidak membatasi rumah sakit tempat Anda ingin berobat. Artinya, Anda bebas memilih rumah sakit manapun. Lain halnya dengan BPJS, peserta harus mengunjungi faskes tingkat pertama yang tertera di kartu BPJS kesehatan. Jika peralatan medis tidak memadai, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang kerja sama dengan BPJS.

  • Riwayat penyakit tertentu (pre-existing condition).

Sebelum Anda bergabung dengan asuransi kesehatan swasta, Anda diharuskan melakukan medical check-up terlebih dahulu. Ini bertujuan menetapkan jenis penyakit apa saja yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi, seperti penyakit bawaan atau pre-existing condition. Adapun BPJS kesehatan tidak ada membatasi penyakit apapun untuk memperoleh layanan subsidi. Meskipun begitu, tetap ada syarat dan ketentuan yang berlaku bagi peserta BPJS kesehatan.

  • Asuransi jiwa.

Asuransi kesehatan juga memberikan layanan asuransi jiwa, di mana ada ahli waris yang akan menerima asuransi tersebut apabila Anda meninggal dunia. Adapun BPJS kesehatan tidak ada menyediakan hal tersebut.

  • Cakupan wilayah.

Cakupan wilayah berobat dengan asuransi kesehatan swasta bisa hingga ke luar negeri, sedangkan BPJS kesehatan hanya bersifat nasional. Apabila Anda ingin melakukan pengobatan tertentu ke luar negeri, maka tidak bisa menggunakan layanan BPJS kesehatan.

Plus dan Minus BPJS dan asuransi kesehatan swasta.

Setelah memahami perbedaan iuran BPJS dan asuransi kesehatan swasta, maka bisa dirincikan beberapa kelebihan dan kekurangan dari kedua hal tersebut.

Kelebihan BPJS.

  • Iurannya yang lebih murah.
  • Manfaat yang jauh lebih lengkap.
  • Tidak melihat riwayat penyakit sebelumnya.
  • Tak perlu melakukan medical check-up untuk mendaftar.
  • Tanpa batasan atau plafon.

Kekurangan BPJS.

  • Sistem layanan yang berjenjang, prosedur jadi lebih panjang.
  • Siap-siap antri di puskesmas atau rumah sakit.
  • Pilihan rumah sakit yang terbatas.

Kelebihan asuransi kesehatan swasta.

  • Sistem pelayanan yang cepat dan lebih mudah.
  • Pilihan rumah sakit bisa di mana saja, karena menerapkan sistem pembayaran cashless (pihak asuransi kerjasama dengan rumah sakit) maupun reimbursement (pihak asuransi tidak kerjasama dengan rumah sakit).
  • Biasanya, pasien yang menggunakan asuransi kesehatan lebih didahulukan daripada BPJS.

Kekurangan asuransi kesehatan swasta.

  • Iurannya yang lebih mahal.
  • Manfaat yang terbatas, tidak termasuk gigi, optik, dan kehamilan.
  • Melihat riwayat penyakit sebelumnya (pre-existing condition).
  • Adanya plafon asuransi.

Pilih mana, BPJS atau asuransi kesehatan swasta, ya?

Pada dasarnya, antara BPJS dan asuransi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tentunya, untuk mendukung pembangunan negara, alangkah lebih baik Anda ikut program BPJS kesehatan yang dibuat oleh pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Namun, Anda juga boleh mengikuti asuransi kesehatan swasta yang telah terpercaya, seperti Sinarmas, Allianz, Prudential, Manulife, dan sejenisnya. Jika ingin ikut keduanya pun juga boleh, selagi Anda memang mampu membayar iuran setiap bulannya. Bagaimanapun juga, setiap pilihan ada ditangan Anda, maka pilihlah jaminan kesehatan yang sesuai dengan kemampuan Anda dan keluarga. Setelah memahami perbedaan iuran BPJS dan asuransi kesehatan swasta, kira-kira jaminan kesehatan mana nih yang ingin Anda ikuti?

Categories
Penyakit

Hindari Sarkoma, Hindari Risiko Penyebabnya

Pernah mendengar penyakit yang dijuluki sarkoma? Penyakit ini sebenarnya merupakan salah satu jenis kanker yang cukup agresif. Namanya tidak semencuat jenis kanker lainnya karena kasus sarkoma di dunia cukup tergolong langka.

Jenis kanker langka ini bisa menyerang bagian tubuh manapun yang memiliki jaringan lunak. Jaringan tersebut busa berada di perut Anda, tungkai kaki, ataupun lengan. Siapapun bisa terserang penyakit ini dari usia dini. Akan tetapi, risiko terkena sarkoma memang lebih rentan pada orang-orang yang sudah tua.

Dianggap langkanya penyakit sarkoma tak lain juga dipicu sedikitnya orang yang menyadari terkena kanker ini. Pasalnya, gejala dari sarkoma sangat sulit untuk terdeteksi. Begitu pula dengan penyebab dari kanker jaringan lunak ini. Meskipun sulit, mengenai penyebabnya, beberapa ahli lewat penelitiannya sudah menyimpulkan sejumlah faktor risiko yang bisa menjadi penyebab sarkoma seperti di bawah ini.

  1. Paparan Radiasi

Seseorang yang sering terkena paparan radiasi tinggi memiliki risiko lebih tinggi terserang sarkoma. Ini termasuk orang-orang yang kerap melakukan terapi radiasi untuk berbagai macam pengobatan. Pasalnya, paparan radiasi membuat sel-sel kanker langka ini lebih mudah berkembang biak dan menyebar dari berbagai jaringan lunak di dalam tubuh.

Penyakit sarkoma yang muncul dari paparan radiasi tidak bisa langsung terasa. Namun dalam beberapa waktu ke depan, keluhan-keluhan ringan di kisaran jaringan lunak Anda bisa menjadi penanda ada sel kanker yang tengah berkembang.

  • Faktor Genetik

Dalam banyak kasus, penderita sarkoma didapati sangat acak dan tidak menunjukkan adanya faktor penularan maupun keturunan. Namun, ditemukan juga pasien-pasien sarkoma yang nyatanya memiliki suatu kelainan genetik yang sama. Karena itulah, faktor genetik juga dinilai memengaruhi berkembangnya sel kanker langka ini di dalam tubuh.

Beberapa orang dengan sindrom tertentu didapati lebih rentan terkena jenis kanker yang satu ini. Sindrom yang berisiko menghadirkan sarkoma, contohnya adalah neurofibromatosis dan tuberous sclerosis. Keduanya merupakan sindrom yang memicu tumor jinak. Neurofibromatosis merupakan sindrom munculnnya tumor jinak di bagian saraf. Sementara itu, tuberous sclerosis merupakan sindrom di mana munculnya tumor jinak di bagian otak.

  • Paparan Bahan Kimia

Beberapa bahan kimia bisa meningkatkan risiko yang menjadi penyebab sarkoma. Bahan-bahan kimia pemicu sarkoma umumnya berupa zat beracun yang memang berbahaya bagi tubuh. Paparan yang berlebih secara sengaja maupun tidaklah yang akhirnya membuat bahan-bahan tersebut mampu mengembangkan sel kanker di jaringan lunak manusia.

Beberapa bahan kimia yang mesti Anda waspadai, seperti arsenik, vinyl chloride, serta herbisida fenoksiasetat. Hanya saja, para peneliti mengingatkan ahwa bahan-bahan kimia tersebut memang meningkatkan risiko kanker, akan tetapi tidak bisa dihakimi sebagai penyebab utamanya.

  • Virus Herpes

Kanker langka bernama sarkoma nyatanya juga bisa disebabkan oleh adanya mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh. Adalah virus herpes yang dituduh sebagai penyebab penyakit yang menyerang sel jaringan lunak ini.

Tepatnya virus herpes 8 yang disebut meningkatkan risiko sarkoma pada diri seseorang. Virus ini menjadi satu-satunya penyebab pasti dari sarkoma yang sampai kini bisa ditemukan oleh para peneliti.

  • Penyakit Tulang

Seseorang yang terkena penyakit tulang terlebih dahulu lebih rentan terkena sarkoma. Sejauh ini, penyakit tulang yang meningkatkan risiko munculnya kanker langka di jaringan lunak ini adalah paget.

Paget merupakan suatu penyakit yang tergolong sebagai gangguan regenerasi tulang. Umumya, paget akan menyerang bagian tulang belakang, tungai, serta panggul seseorang. Ketika terserang penyakit ini, tulang penderita akan lebih rapuh bahkan bisa berubah bentuk menjadi bengkok.

Banyak penyebab sarkoma belum diketahui secara pasti. Jadi, menghindari sejumlah faktor risiko yang memungkinkan memunculkan sel kanker di jaringan lunak menjadi jalan terbaik untuk mencegah diri terkena sarkoma.