Categories
Uncategorized

Atasi Hiperpigmentasi dengan Beragam Bahan Alami

Secara visual, kulit manusia mudah dibedakan lantaran warna kulit. Itu terjadi lantaran pigmentasi kulit yang sudah “diatur” oleh kode genetik. Namun, dalam perjalanannya, pigmentasi begitu dinamis. Kondisi yang mengikuti salah satunya adalah hiperpigmentasi.

hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi merupakan salah satu kondisi kelaianan kulit. Ditandai dengan hadirnya bercak atau bintik hitam. Kondisi ini mudah dikenali lantaran daerah yang terganggu akan kontras dengan warna kulit di sekitarnya.

Ada banyak jenis hiperpigmentasi kulit yang juga disebabkan oleh beragam kondisi dan faktor pemicu. Namun, secara substansi hiperpigmentasi terjadi lantaran produksi melanin (pigmen yang mempengaruhi warna kulit) berlebih.

Penderita hiperpigmentasi biasanya merasa terganggu dengan kondisi ini lantaran secara estetik cenderung mengurangi penampilan. Oleh karenanya mereka mencari cara untuk mengatasi hiperpigmentasi. Satu dari banyak cara mengatasi masalah ini adalah penggunaan bahan-bahan alami, seperti:

  1. Ekstrak Teh Hijau

Ekstrak teh hijau memiliki efek depigmenting ketika diterapkan pada kulit. Cara memanfaatkannya cukup mudah, seseorang hanya perlu merendam kantung teh hijau dalam air matang selama tiga hingga lima menit. Kemudian keluarkan kantong teh dari air dan biarkan dingin sebelum menggosokkan kantong teh tersebut di bercak gelap.

  • Lidah Buaya

Bahan yang sudah sangat umum ini mengandung aloin. Senyawa ini merupakan depigmenting alami yang telah terbukti mencerahkan kulit dan bekerja secara efektif sebagai perawatan hiperpigmentasi yang tidak beracun.

Lidah buaya bisa dimanfaatkan gel-nya sebagai masker. Seseorang bisa langsung mengoleskan ke area hitam dan membiarkannya semalaman sebelum membilas pada keesokan harinya.

  • Cuka Sari Apel

Cuka sari apel mengandung asam asetat, yang dapat meringankan pigmentasi. Untuk memanfaatkan bahan ini sebagai “obat” hiperpigmentasi, seseorang bisa menjadikannya sebagai semacam serum yang diaplikasikan langsung ke daerah kulit bermasalah.

  • Bawang Merah

Bawang merah ternyata sudah banyak dimanfaatkan untuk kesehatan kulit. Ekstraknya yang disebut Allium cepa merupakan bahan yang kerap ditemukan di beberapa produk krim pemutih kulit dan bekas luka, termasuk krim yang khusus diperuntukkan mengatasi hiperpigmentasi.

  • Masoor Dal

Masker wajah Masoor dal atau lentil merah telah populer sebagai salah satu bahan perawatan hiperpigmentasi. Meskipun tidak ada bukti untuk mendukung klaim ini, lentil merah kaya akan antioksidan yang dikenal baik untuk kulit.

Sebelum memanfaatkan bahan ini, Anda harus mengubahnya menjadi pasta halus agar mudah diaplikasikan. 50 gram lentil merah dapat direndam dahulu selama semalam sebelum menghaluskannya dengan blender atau food processor.

Setelah siap, Anda dapat mengoleskan pasta secara merata di wajah Anda dan biarkan selama 20 menit. Bilas dengan air dingin dan keringkan kulit Anda dengan handuk.

  • Ekstrak Anggrek

Ekstrak anggrek sama efektifnya dengan obat hiperpigmentasi yang mengandung vitamin C. Menerapkan ekstrak anggrek ke kulit selama delapan minggu mampu menyamarkan bercak-bercak gelap di kulit seseorang.

Ada banyak produk kesehatan kulit yang mengandung ekstrak anggrek, termasuk masker, krim, dan lulur. Seseorang tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensinya masing-masing.

  • Ekstrak Licorice

Ekstrak licorice mengandung bahan aktif yang telah terbukti meringankan hiperpigmentasi yang disebabkan oleh melasma dan paparan sinar matahari. Krim topikal yang mengandung ekstrak licorice ini sudah banyak tersedia di apotek.

  • Susu

Susu mengandung asam laktat yang bisa mencerahkan kulit. Oleh karenanya hampir semua produk susu, entarh itu susu buttermilk, hingga susu asam semuanya terbukti efektif memberi manfaat untuk kulit.

Untuk mengatasi hiperpigmentasi, susu bisa diterapkan secara langsung pada daerah kulit yang terlihat kehitaman. Seseorang dapat menggunakan kapas agar pengaplikasiannya menjadi lebih maksimal. 

***

Itulah beberapa bahan alami yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi. Namun, untuk dapat menikmati hasil terbaik, sebaiknya seseorang melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter kulit yang dipercaya.

Diagnosis setelah melewati pemeriksaan yang akurat bisa membuat pengobatan yang dilakukan menjadi lebih efektif. Dengan demikian, hiperpigmentasi yang dialami bisa teratasi dengan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *