Categories
Hidup Sehat

Seperti Apa Cara Kerja Mesin Cuci Darah?

Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang penting sebab berfungsi untuk mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Fungsi ginjal lainnya yaitu untuk membuang zat sisa metabolisme tubuh melalui urin. Apabila ginjal mengalami kerusakan berat, maka Anda perlu melakukan cuci darah dengan bantuan alat tertentu. Cuci darah adalah prosedur medis untuk menggantikan fungsi ginjal atau biasa disebut dengan hemodialisis.

Apa itu mesin cuci darah?

Mesin cuci darah adalah alat pemompa darah untuk membuang zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Mesin cuci darah sering disebut sebagai ginjal buatan bagi manusia. Ketika ginjal tidak berfungsi, maka kegiatan sehari-hari dapat terganggu sebab racun dalam tubuh tidak dapat dibersihkan. Mesin cuci darah memiliki dua tipe yaitu mesin cuci darah besar dan mesin cuci darah portabel.

Harga mesin cuci darah

Cuci darah biasanya dilakukan di rumah sakit menggunakan mesin cuci darah berukuran besar. Biaya cuci darah sendiri cukup menguras kantong, mengingat hal ini harus dilakukan berulang dan teratur sebab zat sisa metabolisme harus selalu dibuang dari tubuh. Sekali proses cuci darah, perkiraan harga berkisar antara 800.000 hingga 1.200.000, belum termasuk biaya admministrasi lainnya. Anda juga dapat memiliki mesin cuci darah di rumah sehingga tidak perlu ke rumah sakit. Jika ingin memilikinya di rumah, belilah mesin cuci darah protable berbentuk mirip tas pinggang. Cara kerja mesin cuci darah portabele yaitu dengan melingkarkan di pinggang, kemudian menarik dua tali menuju bahu. Akan tetapi hal ini tidak disarankan sebab jika cuci darah dilakukan di rumah sakit maka Anda akan terbantu dan terpantau oleh tenaga medis ahli jika terjadi hal di luar perkiraan.

Cara kerja mesin cuci darah

Cuci darah dilakukan 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Dalam satu kali sesi cuci darah biasanya memakan waktu sekitar 3 jam. Prosedur mesin cuci darah tidak terlalu rumit terutama jika Anda sudah terbiasa. Bagaimana cara kerja mesin cuci darah? Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Operasi pemasamgan kateter

Setelah Anda mendapat vonis gagal ginjal, maka dokter akan memberikan prosedur pengobatan lanjutan berupa cuci darah. Sebelum itu, Anda harus melakukan operasi untuk memasang kateter ke dalam pembuluh darah. Kateter merupakan selang khusus yang nantinya akan terhubung dengan filter khusus pada mesin cuci darah. Operasi akan dilakukan 4 hingga 8 minggu sebelum proses cuci darah dimulai untuk pertama kalinya.

  • Darah dialirkan lewat kateter

Setelah melewati 4 hingga 8 minggu, jaringan di sekitar pembuluh darah telah memulihkan diri pasca operasi pemasangan kateter. Dokter akan melakukan pengecekan guna memastikan apakah kateter sudah siap atau belum. Jika sudah, maka darah dari dalam tubuh akan dialirkan melalui kateter menuju mesin cuci darah.

  • Proses hemodialisis mulai dilakukan

Setelah darah dialirkan melalui kateter, maka proses hemodialisis dimulai. Pada mesin cuci darah, terdapat filter yang membantu membersihkan darah. Sisa zat metabolisme dalam tubuh akan dibuang. Setelah selesai dan darah sudah kembali bersih, maka akan dialirkan kembali ke dalam tubuh Anda.

Sebelum melakukan cuci darah, ada beberapa pantangan yang perlu Anda turuti agar proses lancar. Pantangan dapat berbeda-beda tergantung tingkat keparahan kerusakan ginjal. Dua pantangan umum sebelum cuci darah yaitu membatasi konsumsi air putih (hanya 1500ml/hari) serta membatasi konsumsi makanan yang mengandung fosfor, kalium, dan sodium. Apabila pantangan dilanggar, konsekuensinya adalah kemungkinan menumpuknya cairan di tubuh yang mengakibatkan komplikasi serius pada paru-paru maupun jaringan darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *