Categories
Hidup Sehat

Susu Peninggi Badan, Benarkah Berkhasiat?

Susu yang memiliki manfaat bagi tulang sering dihubungkan dengan penambahan tinggi badan. Berseliweran pula iklan susu yang memberikan klaim sebagai susu peninggi badan. Pertanyaannya, benarkah?

Sebenarnya, tinggi badan seseorang 60-80% dipengaruhi oleh gen. Seseorang yang terlahir dari orang tua dengan postur tinggi, kemungkinan akan memiliki postur tubuh yang juga tinggi, begitu pula sebaliknya.

Apakah susu peninggi badan benar-benar dapat meninggikan badan?

Bila faktor utama dari tinggi badan seseorang adalah keturunan, lalu benarkah susu peninggi badan berkhasiat dalam menambah tinggi badan seseorang?

Karena faktor genetik hanya berpengaruh sekitar 60-80%, maka terdapat 20-40% faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan tulang, salah satunya faktor nutrisi. Mengonsumsi susu peninggi badan termasuk ke dalam faktor yang satu ini. Artinya, dengan minum susu serta pemberian nutrisi lainnya, Anda dapat memaksimalkan potensi tinggi badan yang Anda miliki.

Perlu diketahui, susu peninggi badan yang beredar di pasaran pada dasarnya merupakan susu sapi. Layaknya susu sapi lain, susu peninggi badan juga kaya akan nutrisi, mulai dari vitamin, mineral, protein, lemak, hingga antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Beberapa susu peninggi badan memang memiliki kandungan khusus. Setiap merek memiliki kandungan khusus yang berbeda satu dengan lainnya, tergantung komposisi yang ditambahkan serta cara pengolahan.

Nah, menurut penelitian yang dilakukan di University of Bristol, Inggris, konsumsi susu sapi memang dapat membuat tulang kaki tumbuh lebih panjang. Hal ini terkait dengan protein yang terkandung di dalam susu sapi. Terdapat protein lengkap yang mengandung 9 jenis asam amino esensial yang sangat diperlukan oleh tubuh agar dapat tumbuh secara optimal.

Kandungan protein susu sapi didominasi oleh casein dan whey protein. Keduanya termasuk protein berkualitas tinggi yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan tulang.

Pada susu peninggi badan, umumnya ditambahkan ragam mineral yang dibutuhkan oleh tulang, antara lain kalsium, kalium, serta fosfor. Mineral-mineral tersebut memegang peran penting yang membentuk kekuatan tulang. Sehingga konsumsi susu tersebut bukan hanya dapat mengoptimalkan pertumbuhan, melainkan juga menguatkan tulang.

Cara lain meninggikan badan

Mengonsumsi susu peninggi badan memang dapat membantu mengoptimalkan tinggi badan seseorang. Tapi, bagaimana dengan orang yang memiliki intoleransi laktosa dan ingin tinggi badannya lebih optimal?

Susu peninggi badan jelas bukanlah pilihan bagi orang yang mengidap intoleransi laktosa. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat mengoptimalkan potensi tinggi badan Anda. Masih ada cara-cara lain yang dapat dilakukan, diantaranya:

– Konsumsi makanan yang kaya protein

Selain susu, masih ada ragam makanan lain yang dapat menjadi sumber protein. Telur, daging ayam, daging sapi, kacang-kacangan, atau bahkan susu yang berasal dari tumbuhan, seperti susu kedelai atau susu almon.

– Perbanyak asupan vitamin D dan kalsium

Jenis makanan yang kaya akan pro vitamin D dan kalsium sangat beragam. Mulai dari sayur, seperti bayam, hingga oatmeal atau sereal. Selain itu, kalsium dan vitamin D juga dapat diperoleh dari ikan sarden, salmon, hati sapi, serta kuning telur.

Namun, perlu diingat vitamin D dibentuk di dalam tubuh dengan adanya sinar matahari. Asupan nutrisi yang masuk masih dalam bentuk pro vitamin D. Sehingga untuk mengoptimalkan suplai vitamin D, berjemurlah pada pagi hari secara rutin atau Anda dapat memanfaatkannya sambil berolahraga di bawah sinar matahari pagi.

Selebihnya, tentu Anda perlu menjaga pola hidup sehat. Tidak merokok dan rutin berolahraga misalnya. Sebab perlu diakui, konsumsi susu peninggi badan atau makanan tertentu saja sering kali tidak cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *