Bahaya Kecoa tagged posts

Waspada Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan Anda

Kecoa memang merupakan jenis hewan yang tidak disukai banyak orang. Sebagian besar orang tidak menyukainya karena merasa jijik. Tahukah Anda, selain menjijikkan, bahaya kecoa juga perlu diwaspadai? Terutama bagi kesehatan Anda.

Bahaya kecoa untuk kesehatan

Selama ini, kecoa mungkin hanya dikaitkan dengan kotor dan jorok. Tidak banyak orang yang menyadari bahwa selain menjijikkan, kecoa juga membahayakan kesehatan.

Bahaya kecoa memang tidak bersifat langsung. Hewan ini tidak secara langsung menyebabkan penyakit, tetapi dapat membawa banyak agen infeksi yang menimbulkan penyakit. Wajar saja, sebab serangga ini memang pemakan apa saja, termasuk sampah.

Lalu, apa saja bahaya kecoa bagi kesehatan manusia? Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

1. Menyebabkan keracunan makanan

Menyebabkan keracunan makanan merupakan salah satu bahaya kecoa bagi kesehatan manusia.

Kecoa dapat bertahan hidup dengan memakan apa saja. Serangga ini kadang memakan makanan yang ada di selokan, tempat sampah, feses, helai rambut yang jatuh, hewan, tanaman mati, dan lain sebagainya. Bayangkan, berapa banyak bakteri dan dan racun yang menempel padanya?

Setidaknya, kecoa dapat membawa bakteri salmonella, staphylococcus, dan streptococcus, dari makanan yang dihinggapi.

Ketika masuk ke dalam rumah, kecoa dapat hinggap pada makanan atau alat makan. Serangga ini dapat membuang kotoran di sana atau menyebarkan bakteri yang menempel padanya. Akibatnya, Anda dapat mengalami keracunan setelah menggunakan alat makan atau memakan makanan yang tercemar tersebut.

2. Masalah pencernaan

Salah satu bahaya kecoa terletak pada air liurnya. Saat serangga ini hinggap pada makanan dan memakannya, mereka mengeluarkan air liur bersama dengan berbagai patogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia, khususnya bagi pencernaan manusia.

Diketahui bahwa kecoa membawa sekitar 33 jenis bakteri di tubuhnya. Jenis bakteri yang paling banyak ditemukan adalah E. Coli, Salmonella, 6 jenis cacing parasit, serta 7 jenis patogen lain yang berbahaya.

Selain itu, bakteri Pseudomonas aeruginosa termasuk salah satu bakteri yang berkembang secara ekstensif dalam usus kecoa. Seperti diketahui, bakteri ini dapat menyebabkan kolera, disentri, diare, hingga tipus atau demam tifoid. Tak hanya masalah pencernaan, bakteri ini juga dapat memicu infeksi saluran kemih dan keracunan darah atau sepsis.

3. Memicu alergi

Kecoa juga disebut-sebut sebagai sumber alergen, sebab tubuh, telur, liur, hingga kotoran kecoa dapat memicu reaksi alergi. Beberapa reaksi yang sering muncul adalah bersin, gatal, ruam kulit, mata berair, pembengkakan kelopak mata, hingga gangguan pernapasan serius.

Untuk mengatasinya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Obat-obat untuk mengatasi reaksi alergi akan diberikan oleh dokter.

4. Asma

Bagi Anda yang memiliki asma, perlu waspada jika ada kecoa di rumah. Reaksi kekambuhan asma dapat meningkat bila terdapat banyak kecoa.

Alergen yang ada pada kecoa dapat menimbulkan komplikasi parah pada penderita asma. Bahkan, mereka yang tidak memiliki riwayat asma pun dapat mengalami asma ketika terpapar alergen kecoa.

5. Masuk ke dalam tubuh

Dari sekian banyak bahaya kecoa, bahaya yang satu ini termasuk yang membuat ngeri.  Pasalnya, kecoa dapat masuk ke dalam tubuh manusia, seperti masuk ke dalam telinga.

Tak hanya masuk ke dalam telinga, terdapat beberapa kasus di mana kecoa masuk ke dalam mulut dan hidung. Hal ini biasanya terjadi saat Anda tertidur. Ketika kecoa berhasil masuk ke dalam tubuh, maka tubuh Anda akan dirusak dari dalam.

Lindungi diri Anda dari bahaya kecoa dengan selalu menjaga kebersihan rumah, ya!

Read More