Categories
Hidup Sehat

Arti Singkatan Dokter Spesialis yang Perlu Anda Perhatikan

Pernahkah Anda merasa bingung mengenai singkatan di belakang nama dokter spesialis yang Anda lihat ketika sedang berobat? Singkatan tersebut merupakan penanda dokter spesialis dalam suatu bidang keahlian tertentu. Mungkin Anda pernah mendengar dokter spesialis THT yang menangani pasien dengan gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan? Itu hanya salah satu contoh dari segelintir pembagian dokter spesialis. 

Perbedaan dokter umum dengan dokter spesialis terletak pada keahliannya, yang mana dokter spesialis dapat menangani masalah atau gangguan yang lebih kompleks. Dokter umum akan merujuk pasien dengan masalah atau gangguan kesehatan yang lebih rumit ke dokter spesialis yang sesuai dengan keluhan yang dialami.

Proses untuk menjadi dokter spesialis bukanlah suatu hal yang mudah. Pasalnya, dokter umum butuh untuk menjalani studi lanjutan sesuai bidang pilihannya yang dapat memakan waktu 3-5 tahun, tergantung pada jenis spesialis yang dipilih.

Dokter spesialis di Indonesia dan singkatan di belakang namanya

Berikut ini beberapa dokter spesialis beserta singkatan bidang ahlinya yang perlu Anda perhatikan:

  • Dokter spesialis anak

Dokter spesialis anak (Sp.A) adalah dokter yang memiliki keahlian dalam bidang kesehatan anak, mulai dari lahir hingga dewasa muda atau sekitar 18 tahun. 

Kondisi umum yang biasanya menjadi fokus perhatian dokter spesialis anak, antara lain tumbuh kembang bayi dan anak, imunisasi, hingga pencegahan dan pengobatan penyakit pada bayi maupun anak. 

Gangguan kesehatan atau penyakit yang ditangani oleh dokter Sp.A cukup beragam, mulai dari batuk pilek hingga jantung.

  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) menangani masalah khusus pada kesehatan jantung, seperti serangan jantung, gangguan irama jantung, gagal jantung, dan stroke. Namun, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tidak dapat melakukan operasi jantung. Biasanya, dokter spesialis jantung yang mampu melakukan operasi jantung ini adalah dokter yang telah mengambil spesialis bedah jantung.

  • Dokter spesialis kandungan

Dokter spesialis kandungan (Sp.OG) adalah dokter yang akan menangani seputar kesehatan wanita, seperti gangguan menstruasi, menopause, gangguan kesuburan, kehamilan, proses melahirkan, perawatan payudara, bahkan kanker pada organ reproduksi wanita.

  • Dokter spesialis anestesi

Dokter spesialis anestesi (Sp.An) adalah dokter dengan fokus penanganan kondisi pasien pada saat sebelum, ketika proses, dan pasca operasi. Dokter Sp.An bertugas untuk memberikan obat pereda nyeri dan obat bius. Selain itu, tugas dokter spesialis anestesi termasuk di dalamnya memantau kondisi pasien selama operasi, yang bertujuan untuk memastikan tanda-tanda vital pasien tetap dalam keadaan stabil.

  • Psikiater

Psikiater (Sp.KJ) adalah dokter dengan fokus keahlian dalam menangani masalah kesehatan mental, seperti depresi, skizofrenia, maupun gangguan kecemasan. 

Dokter dengan keahlian ini dapat menggunakan metode psikoterapi, merekomendasikan pemberian obat, hingga perawatan di rumah sakit untuk menangani kesehatan mental pasien. 

Sebagai catatan tambahan, psikiater dengan psikolog merupakan dua orang yang berbeda, walaupun lingkup permasalahannya serupa. Namun, psikolog bukanlah seorang dokter, sehingga tidak berwenang dalam meresepkan obat untuk pasien. Psikolog hanya dapat memberikan konseling pada pasien. 

Apakah dokter gigi termasuk dokter spesialis?

Dokter gigi pada dasarnya tidak termasuk dalam kategori dokter spesialis, karena dokter gigi tidak melakukan studi dokter umum terlebih dulu. 

Walaupun begitu, dokter gigi tetap dapat mengambil spesialisasi, seperti untuk menangani penyakit mulut maupun dokter spesialis bedah mulut.