Categories
Hidup Sehat

Lawan COVID-19 Dengan Cara Menjaga Imun Tetap Kuat

Sistem kekebalan tubuh yang kuat dapat membuat tubuh mampu melawan penyakit berbahaya, seperti COVID-19 yang saat ini sedang menyerang dunia. Cara menjaga imun tersebut dapat dilakukan dengan merubah gaya hidup untuk meningkatkan pertahanan alami tubuh dalam malawan patogen berbahaya. Artikel ini akan membahas apa saja yang perlu dilakukan agar tubuh memiliki sistem imun yang sehat dan kuat.

Cukup tidur itu penting

Cara menjaga imun yang pertama adalah dengan mendapatkan tidur berkualitas yang cukup. Tidur dan sistem kekebalan tubuh berhubungan sangat erat. Kualitas tidur yang buruk sering dihubungkan dengan rentannya tubuh seseorang untuk dapat sakit. Pada sebuah studi yang dilakukan pada 164 orang dewasa, mereka yang tidur kurang dari 6 jam sehari memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena sakit demam apabila dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih dari 6 jam. Mendapatkan istirahat yang cukup dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh alami Anda. Saat sakit, Anda dianjurkan untuk berisitarahat dengan cukup agar sistem kekebalan tubuh dapat melawan penyakit. Orang dewasa perlu tidur selama 7 jam per hari, sementara anak remaja sekitar 8 hingga 10 jam. Apabila Anda memiliki masalah atau gangguan tidur, cobalah batasi penggunaan komputer atau handphone setidaknya satu jam sebelum waktu tidur karena sinar biru dari layar handphone, TV, dan komputer dapat mengganggu ritme circadian, siklus bangun dan tidur alami Anda. Tips kualitas tidur lain adalah tidur di ruangan yang benar-benar gelap atau menggunakan masker tidur. Selain itu, Anda dianjurkan untuk tidur di waktu yang sama setiap harinya dan berolahragalah dengan teratur.

Makan sayuran utuh

Makanan berbasis tanaman seperti buah, sayur, kacang, biji, dan polong-polongan kaya akan nutrisi dan antioksidan yang akan memberi manfaat kekebalan tubuh dalam melawan patogen berbahaya. Antioksidan yang ada dalam makanan-makanan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan yang melawan senyawa tidak stabil yang disebut radikal bebas, yang dapat menyebabkan peradangan saat radikal bebas tersebut menumpuk dalam jumlah yang tinggi. Peradangan kronis juga dihubungkan dengan beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker. Sementara itu, kandungan serat yang ada dalam makanan berbasis akan memberi makan microbiome usus, yaitu sebuah komunitas bakteri baik yang ada di dalam usus. Microbiome usus yang sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah patogen berbahaya masuk ke dalam saluran pencernaan. Selain itu, buah dan sayuran mengandung nutrisi seperti vitamin C yang melimpah, sehigga dapat mempercepat penyembuhan saat Anda sakit.

Batasi konsumsi gula tambahan

Beberapa penelitian menyatakan bahwa gula tambahan dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi terhadap obesitas dan penambahan berat badan pada mereka yang sering mengonsumsinya. Obesitas dapat meningkatkan risiko Anda untuk mudah sakit. Sebuah studi observasi yang dilakukan pada 1000 orang (dengan mereka yang menderita obesitas diberikan vaksin flu) masih tetap berisiko menderita sakit flu dibandingkan dengan mereka yang tidak obesitas. Membatasi asupan gula tambahan merupakan cara menjaga imun yang baik, sekaligus dapat membantu mengurangi berat badan.

Cara menjaga imun di atas tidak hanya akan membuat sistem kekebalan tubuh Anda menjadi kuat untuk melawan patogen berbahaya, tetapi juga dapat menjaga tubuh dari beberapa penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas. Penting pula bagi Anda untuk rutin berolahraga setidaknya beberapa menit setiap harinya agar tubuh sehat terhindar dari penyakit.