Isolasi Mandiri tagged posts

Isolasi Mandiri: Untuk Melawan Corona

Virus Corona atau Covid-19 telah menyebar ke setiap negara. Jumlah kasus yang terjadi di dunia telah meningkat secara signifikan, yaitu sebanyak lebih dari 1 juta kasus. Hal tersebut juga mengakibatkan kematian sebanyak lebih dari 53.000 orang, namun lebih dari 213.000 orang dinyatakan sembuh. Oleh karena itu, setiap negara melakukan sejumlah upaya untuk memerangi virus Corona, salah satunya adalah dengan menghimbau masyarakat agar melakukan isolasi mandiri.

Setiap orang diminta untuk melakukan isolasi mandiri sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus Corona. Sejumlah aktivitas di luar rumah dibatasi dan orang-orang hanya diperbolehkan untuk keluar rumah jika mereka ada keperluan mendesak seperti membeli obat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Beberapa negara seperti Italia, Perancis, dan Malaysia telah menerapkan ‘Lockdown’ sebagai upaya untuk mencegah penularan virus Corona, sementara Indonesia telah menerapkan Social Distancing atau Physical Distancing.

Meskipun demikian, Indonesia juga merupakan salah satu negara yang terdapat banyak kasus, yaitu sebanyak 1.790 orang per 3 April 2020. Hal tersebut juga mengakibatkan 170 orang meninggal dunia, namun 112 orang telah dinyatakan sembuh.

Oleh karena itu, isolasi mandiri adalah langkah yang perlu diambil setiap masyarakat untuk melindungi diri dari virus Corona. Hal tersebut juga merupakan cara efektif untuk membantu mengurangi jumlah pasien sehingga mereka tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Isolasi mandiri tidak hanya berlaku bagi pasien yang mengalami gejala ringan atau berat, yang disebabkan oleh virus Corona, namun juga berlaku bagi orang-orang yang tidak memiliki gejala apapun.

Untuk mencegah penularan virus Corona, Anda sebaiknya isolasi diri di rumah selama setidaknya 2 minggu, dan selama Anda menjaga diri di rumah, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Lakukan aktivitas sesuai kebutuhan baik kebutuhan sekolah maupun pekerjaan.
  • Anda boleh keluar rumah jika ada keperluan mendesak seperti membeli makanan atau obat.
  • Jika Anda keluar, Anda sebaiknya gunakan masker untuk mencegah penularan melalui udara.
  • Anda sebaiknya juga membawa hand sanitizer jika Anda tidak menemukan tempat untuk mencuci tangan.
  • Anda sebaiknya hindari kerumunan, dan jaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain.
  • Jika Anda bertemu seseorang, Anda sebaiknya jangan berjabat tangan.
  • Cucilah tangan dengan rutin selama 20 detik dengan sabun. Anda bisa menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.
  • Masaklah makanan dengan matang.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayur.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Minum obat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Isolasi mandiri penting untuk dilakukan, supaya Anda dapat melindungi diri dari virus Corona. Selama Anda berada di rumah, Anda sebaiknya ikuti perkembangan yang terjadi mengenai virus Corona. Pastikan Anda tidak mendengar atau melihat informasi yang salah atau hoaks.

Jika Anda telah melakukan isolasi mandiri di rumah, namun gejala yang dialami semakin memburuk, maka Anda perlu dibawa ke rumah sakit agar dokter dapat mendiagnosis kondisi Anda. Setelah mengetahui kondisi Anda dan jika gejala yang Anda alami disebabkan oleh Corona, maka Anda perlu dikarantina di rumah sakit rujukan selama 14 hari. Selama Anda dikarantina, Anda sebaiknya gunakan waktu untuk beristirahat agar kondisinya semakin membaik.

Selain itu, ada baiknya jika Anda isolasi mandiri di rumah dan tidak mudik ke luar kota walaupun Presiden Jokowi memutuskan untuk tidak melarang mudik. Jika Anda mudik ke luar kota, maka Anda akan berada dalam daftar ODP (orang dalam pemantauan).

Read More