pemeriksaan fisik tagged posts

Tipe Pemeriksaan Fisik Head to Toe

Pernahkah Anda melakukan pemeriksaan fisik? Pemeriksaan fisik head to toe adalah tes rutin di mana tenaga medis professional melakukan inspeksi, memeriksa, merasakan, dan mendengarkan seluruh bagian tubuh seseorang. Pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan teratur sangat penting. Tes dan pemeriksaan kesehatan dapat membantu menemukan masalah kesehatan sebelum kondisi tubuh semakin memburuk. Pemeriksaan fisik juga dapat membantu menemukan penyakit lebih awal, saat kesempatan Anda untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih baik. Seorang dokter atau perawat mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk memeriksa kemungkinan adanya kondisi medis atau penyakit, memeriksa gangguan medis yang dapat menjadi masalah di kemudian hari, memantau adanya perubahan apapun dalam kesehatan fisik seseorang, dan menentukan apakah seseorang memerlukan tes lanjutan atau tidak.

Sebelum melakukan pemeriksaan fisik head to toe, tenaga medis professional biasanya akan memeriksa riwayat kesehatan terlebih dahulu. Riwayat kesehatan adalah catatan kesehatan medis seseorang, termasuk gejala-gajala yang baru-baru ini dialami dan adanya faktor risiko serta kondisi gangguan medis tertentu sebelumnya yang mungkin akan berpengaruh. Jenis pemeriksaan yang biasanya dilakukan seperti:

  • Pemeriksaan kulit

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan kulit dengan teratur untuk melihat adanya pertumbuhan kulit yang mencurigakan, tahi lalat, dan atau perubahan-perubahan lain yang mungkin mengindikasikan adanya kanker kulit. Pemeriksaan jenis ini penting untuk dilakukan terutama bagi Anda yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker kulit. Apabila Anda memiliki riwayat kesehatan keluarga yang memiliki kanker kulit, risiko Anda menderita penyakit yang sama akan meningkat. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan kulit sebagai bagian dari checkup rutin. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter biasanya akan memeriksa kulit seseorang dari kepala hingga kaki.

  • Pemeriksaan payudara klinis

Tenaga medis professional mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan payudara klinis guna memastikan tidak adanya tanda-tanda abnormal di sekitar daerah payudara. Dalam pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan jari untuk memeriksa bagian payudara secara keseluruhan, termasuk di daerah-daerah sekitar payudara seperti di bagian ketiak dan bagian tulang selangka. Apabila dokter menemukan adanya benjolan, dokter akan memperhatikan ukuran, bentuk, dan tekstur untuk memastikan apakah benjolan tersebut dapat bergerak dengan mudah. Hal ini disebabkan benjolan yang lembut, halus, bulat, dan dapat dipindahkan biasanya merupakan kista yang tidak menyebabkan kanker. Dokter kemudian akan merekomendasikan tes diagnostic lebih lanjut.

  • Pemeriksaan pap dan panggul

Saat pemeriksaan panggul, tenaga medis professional akan memeriksa organ reproduksi wanita untuk memeriksa adanya masalah atau gangguan ginekologis. Mereka juga mungkin akan melakukan tes pap untuk melihat adanya tanda-tanda kanker serviks atau tidak. Dokter biasanya akan merekomendasikan agar wanita melakukan pemeriksaan panggul pertamanya saat mereka berusia 21 tahun atau lebih terutama apabila mereka merasakan beberapa gejala berikut seperti adanya rasa sakit yang tidak bisa dijelaskan pada bagian bawah perut dan daerah sekitar vulva, keputihan yang gatal, terasa terbakar, dan berbau tidak sedap, berdarah dari bagian vagina dalam kurun waktu 10 hari atau lebih, kram menstruasi yang parah.

Pemeriksaan fisik head to toe merupakan sebuah bagian perawatan kesehatan rutin. Dokter dan perawat menggunakan pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi kesehatan tubuh seorang pasien secara menyeluruh, mencari potensi gangguan medis, dan memantau tanda-tanda atau gejala tertentu. Apabila seorang dokter mencurigai ada masakah kesehatan, dia akan merekomendasikan pemeriksaan diagnostik lebih jauh untuk memastikan kondisi kesehatan seseorang.

Read More