Categories
Hidup Sehat

Perbedaan Asam Amino Esensial dan Non Esensial

L-carnitine adalah asam amino yang dibutuhkan tubuh.

Berbicara mengenai asam amino, salah satu contoh mudah yang sering atau banyak dilakukan orang adalah mengonsumsi beberapa butir telur dalam satu hari. Kebiasaan ini dilakukan karena telur mengandung banyak protein penting untuk membangun otot. Hal itu dikarenakan protein dibandIng oleh asam tersebut dan dibagi menjadi dua esensial dan non esensial.

Tak hanya berperan untuk membangun otot, beberapa komponen penting itu juga diperlukan agar tubuh bisa menjalankan fungsi lain dengan normal. Asam jenis esensial maupun non esensial sama-sama penting untuk tubuh, namun demikian terdapat beberapa hal yang membedakan jenis kedua asam ini.

Perbedaan Asam Amino

Asam ini adalah bahan baku yang digunakan untuk membentuk protein, ketika mengonsumsi makanan yang mengandung protein secara otomatis sistem pencernaan akan memecahnya kembali menjadi asam ini. Pecahan-pecahan asam ini yang nantinya akan digunakan oleh tubuh untuk menjalankan semua fungsi tubuh.

Semua fungsi dalam tubuh bisa berjalan dengan baik harus membutuhkan 20 jenis asam ini, yang kemudian dikelompokkan menjadi dua jenis, asam yang esensial dan non esensial. Dari jenisnya yang ada, keduanya ini tentu berbeda dan memiliki penjelasan masing-masing. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaannya.

  • Non Esensial

Sebanyak 20 jenis yang dibutuhkan oleh tubuh, 11 di antaranya masuk dalam kelompok non esensial, meski disebut demikian bukan berarti jenis asam ini tidak penting bagi tubuh. Diberi nama non esensial karena jenis asam ini bisa diproduksi oleh tubuh, sehingga seseorang tidak perlu susah payah dalam memenuhi kebutuhan makanan dan minuman sehari-hari, berikut jenisnya.

  • Alanin.
  • Arginin.
  • Asparagin.
  • Asam aspartat.
  • Sistein.
  • Asam Glutamat.
  • Glutamin.
  • Glisin.
  • Prolin.
  • Serin.
  • Tirosin.
  • Esensial

Jenis yang satu ini terdiri dari sembilan asam yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga hal ini memaksa seseorang untuk mengonsumsi asupan tertentu untuk bisa memenuhinya. Berikut ini beberapa jenis asam tersebut, histidin, isoleusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan dan valin.

Manfaat Asam Amino

Asam ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari protein yang merupakan komponen penting untuk tubuh. Komponen ini dikelompokkan sebagai makronutrien dan berperan besar dalam pembentukan otot sekaligus merupakan salah satu bahan utama pembentuk otak, sel saraf, darah, rambut hingga kuku. Masing-masing bagian dari jenis asam ini juga memiliki fungsi dan manfaat untuk tubuh, berikut ini beberapa manfaatnya.

  • Memproduksi energi.
  • Membantu pembentukan kolagen dan elastin yang baik untuk kesehatan kulit dan jaringan ikat.
  • Memiliki peran dalam metabolisme lemak dan sistem pertahanan tubuh.
  • Membantu mengatur kadar gula darah.
  • Mempercepat dimulainya proses penyembuhan luka.
  • Membantu produksi hormon pertumbuhan.
  • Berperan dalam pembentukan histamin yang berguna untuk fungsi seksual serta siklus tidur.

Jika dilihat dari berbagai peran yang dimiliki dan penting untuk tubuh, semua orang wajib mengonsumsi secara cukup jenis asam ini, tak hanya atlet maupun binaraga tetapi semua orang. Agar semua fungsi penting di tubuh berjalan dengan baik, seseorang perlu memastikan makanan yang dikonsumsi mengandung asam amino esensial dalam menu harian.

Karena jenis non esensial sudah bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, maka manusia hanya tinggal memenuhi kebutuhan jenis esensial. Sejumlah makanan yang menyediakan asam jenis ini di antaranya adalah daging, telur, kacang kedelai, ikan, ayam, biji-bijian dan kacang-kacangan, keju, jamur, sayuran, susu dan gandum menjadi sumber dari asam jenis tersebut.